Aku bantu upaya Tante Ani itu dengan mengangkat kakiku bergantian, sehingga akhirnya aku sudah telanjang bulat.Setelah itu Tante Ani membantuku membuka pengait BH-nya yang ada di belakang. Oooooohhh……. Bokeb Keburu ketahuan temen-temenmu, repot.” kata Tante Ani sambil langsung menjalankan mobilnya.Di dalam mobil aku hanya diam saja, meskipun aku bisa sedikit melihat Tante Ani beberapa kali menengok padaku.“Tumben kamu nggak bareng Agus,” Tanya Tante Ani tiba-tiba.“Enn.. Aku hanya bisa terpejam sambil mendesis-desis keenakan. Ayo masuk dulu,” kata Tante Ani lagi.“Makasih tante. Sekarang kalau mau pulang, pulanglah, tante yang ngongkosin taksinya,” kata Tante Ani lirih sambil membuka tasnya, mungkin mau mengeluarkan dompet.“Nggak.. Ayo masuk, biar dibikin minum sama bibi dulu,” kata Tante Ani lagi sambil melambai ke arahku.Aku tidak bisa lagi menolak, takut membuat




















