No info
Kucegah Sari membuka pintu hendak turun. Bokep Indonesia “Ayolah.., Sar, sebentar aja, sekali aja..”. Kanan kembali ke Setia Budi. Aturan perusahaan memang mengharuskan aku pakai dasi jika kerja di kantor klien.Aku makin penasaran. Situasi ramai. “Dengan senang hati”. “Mampir ke Sultan Plaza.., ya Mas..”. Beberapa kali ia menolak. Aku bingung. Sebentar lagi.., hampir..! Selain keluar/masuknya angkot, juga ada pertigaan jalan Sersan Bajuri. Dia rupanya sudah tidak bekerja di toko koperasi itu lagi, sekarang kerja di Bagian Administrasi di sebuah Guest House. Aku jadi punya niat mengganggunya (dan tentu saja ingin menyetubuhinya) setelah tahu bahwa Sari ternyata genit dan omongannya “nyrempet-nyrempet”. “Mau minum susu..?”, tawarnya. Tadi Sari bilang sendirian. Kondisi jalan yang penuh tikungan dan tanjakan sementara konsentrasi tak penuh.Hari mulai gelap, aku belum





















