dan
“uhh… . Bokep Tante ” pintaku padanya,
tusukannya dari belakang semakin lama semakin tak mendalam kurasakan, akhirnya aku mengambil alih posisi dan berjongkok menghadapnya . Kuarahkan V basahku ke P nya yang sudah basah juga karna terkena cairan Vku.. mengingat dari bilik lesehan ini bisa saja tiba-tiba kepala kami menonjol dari bilik dan mencurigakan bagi si pemilik warles.“ahh. aku diatas aja.. ” pintaku sambil terus mendesah Derasnya hujan menyamarkan suara desahanku.. Tiba-tiba aja dia tanyakan aku“Sayang, tempat kamu berduaan sama mantanmu dulu warung yang mana?”
“Warung depan situ kiri jalan bentar lagi sayang, tapi beberapa bilik lantainya kotor.”
“Gapapalah daripada ujan-ujan”jawabnya dia.Finally aku dan dia transit di warung berbilik bambu dekat puncak, diliat dari kendaraan ada sekitar 3 sejoli termasuk aku dan pacarku disana saat ini.




















