“Optimis dong bro, entar malem dia pasti jadi kok…” walaupun Mamat belum memiliki pacar, tapi dia lebih mendukungku untuk mempunyai seorang tambatan hati. Bokep Ojol Dini terlihat meronta-ronta untuk menolak ciumanku, namun badannya terikat kuat, ia tidak mampu berbuat apa-apa. Aku dibiarkan di sini untuk mencari harta yang ada di kamar ini, tapi bukan mencari harta, perhatianku malah tertuju pada Dini. Kami berdua memang sangat kuat minum, kali ini aku ingin melupakan sejenak semua kesedihanku. Berantakan sekali, dari meja bekas, kulkas tak terpakai, drum, beberapa lukisan, dan entah barang apa yang ada dalam kardus penuh dengan debu, bau kotoran tikus pun menyengat, kamar ini benar-benar tak terurus. Ku lihat dia memang Dini, wajahnya juga cantik seperti Rianti, badannya saja yang lebih mungil.




















