Aku sempat berpamitan dgn mereka sebelum aku kembali berjalan menuju pintu keluar saat tiba-tiba salah seorang dari mereka memanggilku..“Sis.., Temenin kita main dong..!” serunya.“Kita taruhan. Bokep Barat Saya lagi tdk bawa uang banyak..!” seruku, sementara kulihat Pak Hendra manajerku, berjalan menghampiriku.“Gampang.., kalau kamu bisa menang, satu game kami bayar lima ratus ribu, tp kalau kamu kalah, nggak perlu bayar, kamu cuma harus buka baju aja, kita main sepuluh game.. Kemudian ia masukkan k0ntolnya ke dalam lubangku dgn tangannya. Gua ngga setuju!” serunya dgn nada marah.“Tenang aja Ros, elu duduk aja di sana, nungguin gua..! besar sekali, di sekelilingnya juga ada hamparan bulu-bulu halus yg rapi terpotong pendek.“Sini coba kamu pegang badan Mas Tono.” pintanya.“Nah, kalau kamu mau jadi tentara kamu harus banyak olahraga




















