emangnya kenapa Mbak?”, tanyaku “Sudah jam berapa ini? “Tumben Tok tidurmu sebentar, bangunmu pagi sekali ya, aku sempat melihatmu sibuk tapi karena masih ngantuk jadi aku pilih tidur lagi aja daripada membantumu”, komentarnya. Bokepjilbab Terkejut oleh ucapannya yang panjang dan mengagetkan aku hanya mengucapkan “Terima kasih banyak, Mbak”.Kemudian Iswani meninggalkan penginapan sementara aku hanya dapat termenung. Kupandangi meja disebelahku yang penuh dengan botol-botol aqua, beberapa makanan kecil, dan kantung-kantung plastik yang tak ada isinya. “Ke kafetaria yuk”, ajakku dengan tak menghiraukan gurauannya. Setelah agak nyaman, kuberi pinggulku dorongan maju-mundur yang semakin cepat.Tangan kiriku yang bebas meremas kedua payudaranya bergantian.




















