“Dasar males kerja apa aja kamu, duit aja nggak punya”, Rono memaki Ujang sambil memukul kepalanya. Ujang yang biasa tidur di salah satu kios pasar, setelah sibuk ngamen diperempatan jalan pasar “X”. Bokep Jepang Keringat mulai mengucur dari badan mereka terutama Ujang yang wajahnya kian pucat menahan sakit. Tidak ada yang tahu kalau disalah satu sudut pasar ada anak yang tergolek kesakitan. Si Ujang sangat ketakutan terutama pada Rono preman pasar yang cukup ditakuti itu. “Aku nggak punya duit nih, sini bayar ongkos numpang tidur dulu.”“wah kang tadi lagi sepi buat Ujang makan aja udah nggak ada?”
“Jangan banyak omong kamu, sini ikut aku dan jangan banyak omong ayo…”
Ujang dengan terpaksa mengikuti Rono dengan perasaan takut dan gemetaran. Ujang hanya bisa menangis sesenggukan menahan




















