Tidak ada kata yang terucap, hanya sedu sedan lirih terdengar dari mulutku. Kemudian turun lagi melewati pusar dan bulu kemaluanku. Bokep STW cium anuku please..” pintaku terbata-bata. Bukan hanya hubunganku dengan Bastian yang hancur. Telepon untukku disortir sama orang tuaku. Kusambar sebotol Martell VSOP dan kupaksa dia minum.Mulanya Rangga menolak dengan alasan besok harus kerja. Keterlibatanku dengan narkoba telah membawaku ke dalam kehidupan yang kelam. Apakah sama sekali tidak ada ampun untukku? Aku telah kehilangan minat untuk belajar dan meraih ranking tinggi di sekolah. Apalagi saat aku melihat setitik noda hitam pada sprei.




















