Lalu memegang pahaku,“Yg mana..?”Yes..! Haruskah kujawab sapaan itu? Film Porno Tapi eh.., seorang penumpang pakai kaos oblong, mati aq. Pasti terburu-buru. Suara pletak-pletok mendekat.“Ayo tengkurap..!” kata wanita setengah baya itu.Aq tengkurap. Wajahku mulai panas. Masih terasa tangannya di punggung, dada, perut, paha. Dari perut turun ke paha. Kalau potong rambut ya masuk ke tukang pangkas di pasar. Betulkan, ia tdk akan datang begitu saja. “Oh ya. Agar kejadian kemarin terulang. Nafasnya tercium hidungku. Paling tdk aq dapat melihat leher yg basah keringat karena kepayahan memijat. Oh.., aq hanya dapat menunduk, melihat kakinya yg bergerak ke sana ke mari di ruangan sempit itu. Ya, seseorang toh dapat saja lupa pada sesuatu, juga pada sapu tangan.




















