Aku merasa sedikit menderita dengan keluar masuknya penis itu di liang vaginaku ini. Tepat ketika aku membuka kunci pintu ruangan ini, pak Edy kembali mengingatkan,“Eliza, ingat, besok Sabtu jam delapan malam, bapak tunggu kamu dan Jenny di ruang UKS”.Aku tak menjawab, dan keluar dari ruangan laknat ini. Bokep Hot kamu cantik sekali”.Aku tercekat, dan menunduk. Tapi cumbuan yang kuterima makin bertubi tubi. Eliza ini lebih enak dari Vera kan?”. Kembali aku harus melayani kedua pemerkosaku ini, siswa sekolah ini, yang seangkatan denganku. kamu cantik sekali”.Aku tercekat, dan menunduk. Aku langsung membuka mataku lebar lebar, dan jantungku serasa berhenti. Aku merasa sedikit menderita dengan keluar masuknya penis itu di liang vaginaku ini.




















