“Kok dikeluarkan di luar sih? Acara kantor katanya. Bokep Family Entah setan mana yang merasukiku, spontan saja aku mencium pipi kiri wanita itu. “dorong ndre” gumamnya. Warnanya putih seperti bubur kanji. Lengkap dengan alamat dan nomor teleponya. Kedua kakinya dibuka sehingga pangkal pahanya terlihat jelas. “Eh, maaf ya, malah cerita ke kamu Ndre.. Tapi aku meraa sangat iba kepadanya, aku ingin sekali membantunya.tapi gimana caranya? Wanita itu mengingatkanku tentang pembayaran hutangnya tadi siang. Tapi Anto ga ada. Tadi kamu malah curi-curi ngesun, sekarang dikasih malah ga mau?!” ujarnya lagi. Tu berarti kamu dah dewasa ndre” katanya sambil tangannya mencubit hidungku ringan. Wanita itu menyambut baik. Tapi aku meraa sangat iba kepadanya, aku ingin sekali membantunya.tapi gimana caranya?




















