Anak laki-laki itu mengangguk saja. Bokep STW Dia menjual, bukan mengemis. Aku tidak tahu tapi aku teramat jengkel dengan diriku sendiri. Kita ke sana!” Salah satu anak berambut keriting mengajak anak laki-laki itu ke suatu tempat. Atau seorang lelaki berjaket jins yang memayungi seorang perempuan yang jelas-jelas memakai jas hujan. Aku kini mulai bingung. Meskipun hujan membuatku gigil, atau panas yang datang tak tanggung-tanggung. Aku kini mulai bingung. Astaga. Baru satu orang yang beli.”
“Ya sudah. Dari balik kaca mobil, seorang lelaki melemparkan jari tengahnya ke arah lelaki berjaket jins. Aku tidak mempermasalahkan orang-orang yang sering berjalan dengan lagak, atau orang yang kadang singgah mengencingiku, atau ketika aku jadi bahan lelucon karena sebuah mobil milik pejabat menabrakku.




















