Lalu adegan memalukan tadi pun berulang. Bokeb “Bisa untuk nyantet elu, kapan-kapan perlu,” katanya. Masing-masing sisi dijepit dengan ibu jari dan telunjuk. “Nggak usah bawel ah…cepetan…lima menit aja…buka mulut lu…nah gitu…ahhh….bagus…” kata si sopir, lalu satu tangannya menarik kepala Maudy hingga bergerak maju mundur.Betul saja, sekitar lima menit kemudian, semburan sperma kembali memenuhi rongga mulut Maudy. Lelaki yang duduk di belakang kemudian pindah ke sebelah kanannya. Maudy menahan napasnya ketika merasa ujung belati menekan tepat di ‘pintu’ kemaluannya. “Gue juga ngaceng nih…lu kudu tanggungjawab!” katanya. Mobil kemudian kembali berjalan, lalu berhenti di dalam sebuah garasi yang luas. Apalagi begitu duduk, lelaki itu langsung memegang pahanya.




















