“Aku butuhh.. Bokep Indo Terbaru hh..” Kuangkat bajunya melewati kepalanya, menciumi dadanya, menjilati BH yang menutupi payudaranya, memegang ketiaknya, mendorong punggungnya terangkat, sehingga bisa kutekan kepalaku di dadanya. Kubuka lemariku dan mengambil sebotol Bacardi yang isinya tingal setengah. Waktu itu aku sedang sendiri. ah..” Nia masih mengerang-erang di bawahku. ah.. Ahh.. mungkinkah Nia merasa iri atas keberhasilan Enni mendapatkanku? Kuangkat lagi gagang telpon, menekan beberapa nomor. Soalnya di sana satu-satunya toko buku bermutu dimana kita bisa membaca gratis. Mendadak saat itu aku ingin menelepon Enni dan meminta maaf.—————————————“Ray..?” “Ah, sorrie..” sahutku cepat.




















