Aku merasa ia mulai mengeluarkan lidahnya (thanks.. Bokep Japan Kadang kugerakan perlahan sehingga menyentuh lutut dan pahanya. Shit! Alkohol sialan. Kunyalakan sambil kembali ke ruang tamu. “Kalo gitu aku tunggu di depan rumah kamu.. Ia mengangguk pelan, dan duduk di bawahku. “Aayyaa.. Aku hanya mengangguk. “Kalo gitu aku tunggu di depan rumah kamu.. Kutatap HP-ku. duduk sini juga ya?” kataku pelan tetap dengan muka memelas. Kuputar-putarkan ke arah lubangnya. uhh.. ada yang mau kubicarakan. Aya terkesiap. uhh.. arrhh..” kucengkeram pinggulnya sampai ia meringis kesakitan. shh..” jeritnya. yup topway for top loser. Tak ada reaksi. Aku sangat tidak mengharapkan bertemu dan mendapati kenyataan yang menyakitkan seandainya perasaanku benar, aku sungguh tidak mengharapkan.




















