Aku bingung, “Oke deh, tapi kamu pinjam aja satu, nonton sendiri aja di rumah, jangan di kamarku”, kataku sambil menyusun rencana untuk minjem VCD porno yang biasa dari temanku. Kebetulan, pikirku. Bokep Montok “Matamu!” umpatku pelan. “Gini lho Aryo, ‘ntar malam Mama ke Palembang sama Papa kamu. Lalu aku meneruskan menghisap kemaluannya, kumainkan lidahku. Reza sedang duduk-duduk sambil membaca majalah. Aku mengangguk. Aku membiarkan ia melakukan hal itu. Segera saja dia memelorotkan celanaku. Reza mencibir, “Biarin”, katanya. “Mas Den, Aryo boleh ikutan nonton?” tanyanya sambil senyum-senyum. Setelah kutekan bel sekali, kakaknya mucul dengan ditemani Billy, anjingnya. Aku duduk di sebelah Aryo, sambil kuelus punggungnya. “Ada apaan nih Ma? Dan tak lama kemudian aku dan Aryo sudah berada di atas motor, pulang.




















