Aku bersenang-senang dengan gadis yang sebaya dengan adikku. Bokep Tante Istriku tidak rewel dan tidak banyak bertanya. Akupun akhirnya rebah tak bertenaga dan tidur berpelukan dengan Reni malam itu. “Perlu teman nggak..?” dia langsung menawarkan diri. Pertemuan kedua ini sudah tidak membuatku canggung lagi. Aku memandangi bercak-bercak darah yang mengotori sprei sambil memeluk tubuh Reni yang masih polos dan sesekali masih terdengar isak tangisnya.“Maafkan aku, Reni. Aku bersenang-senang dengan gadis yang sebaya dengan adikku. Aku hampir tidak percaya bahwa malam ini aku juga mengambil keperawanan dari gadis yang begitu aku sukai ini. Dan memang semua ini bisa terjadi karena keisenganku, bermain-main api hingga hampir saja menghanguskan mahligai rumah tanggaku yang damai. Aku tidak bisa langsung menjawab.




















