Dan benar saja hari itu Galih menemuiku bukan untuk jalan bareng tapi meutuskan untuk meninggalkan aku.Aku tidak mempercayainya tapi dia beralasan kalau dia akan sibuk belakangan ini. XNXX Bokep Dari rumah aku dandan cukup rapi dan berangkat menuju tempat janjian kami.Sampai di sana aku lihat Galih sudah duduk di satu kursi cafe itu “Mau pesan apa?” Katanya dan aku hanya tersenyum walau dalam hati aku merasa ada yang aneh dengan sikapnya, biasanya dia sudah tahu minuman kesukaanku dan biasanya sudah ada di meja sebelum aku datang. Hingga sebulan kemudian Galih mengajakku jalan bareng aku senang sekali, ternyata dugaanku benar dia masih sayang padaku dan aku tahu diapun masih mencintaiku. Dengan alasan dia sibuk dan tidak mampu membagi waktunya untukku, akhirnya akupun menerima keputusannya
















