Aku yang awalnya merasa ragu, akhirnya tidak berkutik, aku pun bagaikan kerbau dicocok hidungnya. Kuiyakan saja semua permintaan Tante Mia, termasuk keinginannya mengajaku menginap di hotel.Dalam hati aku berpikir, rasanya sangat disayangkan jika semuanya ini disia-siakan. Bokep Jadilah kami hanya menikmati lembutnya alunan musik live berduaan saja. Dibelainya rambutku, didekapnya tubuhku yang tak berbalut selembar kain pun.Dadaku dielus dan diciumi dengan penuh nafsu. Tony adalah kekasih gelapku juga. Dia pun barjanji akan kembali lagi untuk memintaku untuk melayaninya.Benar saja, beberapa bulan kemudian sang dokter itu kembali lagi ke Bandung, kali ini dia tidak sendiri, melainkan membawa 2 orang temannya yang mengaku Tante Lusi, dan Tante Nina. Aku merasa begitu tersanjung, sekaligus banyak belajar dari Tante Mia.




















