Ia duduk di kursi, diletakkannya kakiku di atas meja. Bokep Family Bulu-bulunya yang lebat membuatku kesulitan untuk bernafas. Tapi tidak…aku selalu diajarkan untuk menghargai kehidupan, bagaimanapun yang sedang tumbuh di rahimku ini adalah makhluk tak berdosa, ia hanya korban kekhilafanku, aku tidak akan mengambil langkah itu. Aku pun menjerit sampai akhirnya kusadari air mataku meleleh karena rasa nyeri yang kuterima, gila juga nih satpam suka main yang aneh-aneh gini ternyata. Dalam satu minggu ini saja, aku sudah lembur selama 3 hari.Capek sih harus kuakui, tapi ada hikmahnya juga, lembur lebih baik dibandingkan harus terkena macet di jalan yang menjadi masalah kronis di Jakarta. “Sibuk banget ya Dev?




















