Melas? uhh..” erangku. Vidio Porno Uuh!Tiba-tiba.. “Aaarrhh.. Apalagi aroma tubuhnya memancarkan bau yang merangsang. aku pulang dulu ya?” kataku sambil berjalan ke arah pintu.“Ben..” panggilnya lirih. “Jangan marah Ben..”
“Tidak..”Kupacu mobilku ke arah utara. “Kalo gitu aku tunggu di depan rumah kamu.. Sengaja aku berjalan perlahan. Lalu perlahan aku seakan mau membisikkan sesuatu, kupegang kepalanya lalu kucium bibirnya pelan. Ahh sudah kosong?! “Ben masuk aja yuk.. Pikiranku berubah saat itu. Kupermainkan karpet. “Aya besok lusa aku telpon kamu oke?”
Ia tak menjawab. Sial! Hmm yup.. Mungkin juga di wajahku.Segera aku keluar dari mobil untuk menutupi rasa malu.




















