Memang mereka tidak mengenal adanya transfer uang lewat bank.”Baik nanti aku sampaikan To… wis kamu ndak usah bingung, semoga nggak ada apa-apa” ucap Yanto.”Terima kasih To..hati-hati ya.” warno berucap sambil permisi kepada sahabatnya yang telah berkenan menerim titipan uang darinya untuk bude yang sedang sakit dikampung.Kembali terbayang wajah bude Sakem, wajah yang teduh dan rela mengurus dan menganggapnya sebagai anak, wajah yang penuh kedamaian. Bokep Tobrut Kembali ia mengecup bibir Nani yang memang sudah menunggu aksi warno berikutnya. Setan terus menggoda membisikkan kata-kata birahi kepada keduanya.Akhirnya warno tak tahan dengan suasana dengan yakin ia mengecup bibir Nani, apalagi ia merasakan ada reaksi di bibir dan tubuh Nani, warno semakin berani usapan pada tubuh bagian belakang belakang sampai kebelakang telinga, mau tidak mau membangkitkan




















