Setan bertanduk, meniup pikiranku sepanjang Ica menuju mobilku.“Hey Mas Dandy, gimana khabarnya?” tanya Ica.“Baek Ica” jawabku singkat.“Sudah lama ya Mas Dandy tunggunya,” ia membuka percakapan.“Belum kok Ica” jawabku singkat.Tanpa panjang lebar, aku langsung menuju hotel yang sehari sebelumnya aku sudah booking. Tanpa memberi nafas sedikitpun, aku mulai membungkuk di atas dada gadis yang masih belia ini. Bokep Cina Akhirnya aku menawarkan diri untuk mengantar balik ke kost-kostan.“Ica, sudah malem nih, ayo aku anter balik” ajakku.“Oke dah Mas Dandy,” jawab Ica singkat sambil bangkit dari duduknya.Setelah aku bayar di kasir, aku bergegas menuju mobil starletku yang butut kedinginan diluar cafe.“Dan, minggu depan aku mau ke Surabaya,” kata Ica.“Oya, dalam rangka apa?” tanyaku.“Mau ketemu kamu, kamu ada waktu kan?” jawabnya tersenyum.Deg!




















