“Makasih Kak…” sahut mereka hampir bersamaan. Bokep Montok Setelah memberitahu ke Indra, Alex dan Angga, ternyata mereka tidak keberatan untuk menunggu selama itu. Sambil makan dan minum kami mengobrol dan bercanda panjang lebar. Benar saja seperti dugaanku tadi, begitu mendengar jawabanku barusan wajah mereka pun mulai memerah karena malu.Kemudian karena takut aku marah akibat pertanyaan Indra tadi, mereka semua hanya tertunduk tanpa berani berbicara sepatah kata pun. Walaupun aku tidak pilih-pilih dalam berteman, tapi aku jadi merasa risih dengan penampilan mereka. Boleh nonton DVD nggak? sambil menunggu Adikku Si Ellyn pulang. “Kok kakak nggak ikut pergi sama keluarga?




















