Saya berasa bersalah dengan Reinaldo.“Ini dilepas saja,” katanya sambil menarik CD saya. Terus terang, saya menikmatinya dengan mata terpejam. Bokeb Ia mengocok-ngocok. Tubuh saya melemas, tulang-tulang ini terasa terlepas.Saya lihat Pak Budi menjilati rembesan yang mengalir dari vagina. Sudah hampir tujuh tahun bercerai dengan istrinya. Tentang jabatan di kantor, tentang anak, tentang hari esok dan juga tentang ranjang.Bila sudah sampai tentang ranjang itu, seringkali pula saya membayangkan saya bergumulan habis-habisan di tempat tidur. Saya merasakan bulu-bulu vagina saya tersentuh tangannya. CD juga sudah tanggal. Paling tidak tujuh kali pemijatan, katanya. Di atas ranjang kayu itu saya disuruh berbaring.“Maaf ya,” katanya ketika tangannya mulai menekan perut saya.




















