Saya cuma tersenyum menahan malu dan menutup bagian bawah tubuhku dengan selimut.“Ngga kok Mbak, cuma spontanitas aja. Bokeb Maklum, dokter belum mengijinkan aku untuk mandi sampai demamku benar-benar turun.Akhirnya saya menekan bel yang berada disamping tempat tidurku untuk memanggil suster. Saya tidak tahu bagaimana memulai cerita ini, karena semuanya terjadi begitu saja. Kini dia sudah bertelanjang dada dihadapanku, kuciumi puting susunya, kuhisap dan memainkannya dengan lidah dan sesekali menggigitnya.“Yes, enak.. Tapi saya tidak berani berbuat apa-apa, cuma berharap dia tidak melihat kearah kontolku.Saya cuma tersenyum dan tidak bicara apa-apa. Pengalaman masuk rumah sakit, benar-benar membawa pengalaman indah bagi hidupku, paling tidak masa mudaku benar-benar nikmat. ahh..”, saya mendesah keenakkan setiap kali tarikan tangannya dan mulutnya untuk mengeluarkan kontolku dari jepitan bibirnya yang




















