Cepat-cepat aku memperbaiki dasterku. Bukan saja karena aku tidak siap untuk punya anak lagi, tapi juga bagaimana reaksi suamiku bahwa aku hamil dari laki-laki lain. Bokep Ojol ya tho, Ndun? Tubuhku melengkung ke atas. Dengan penuh kasih sayang aku menelan semua cairan kental itu.Hari-hari selanjutnya berlalu dengan biasa. Aku dan ibu-ibu itu memutuskan untuk pulang sebelum acara selesai. Aku khawatir sekolahnya akan terganggu karena aktivitasku.“Ndun, tadi kamu di sekolah gimana?” bisikku setelah kami selesai ronde ke tiga. Akhirnya pada saat pengajian besar itu aku mendapatkan ide.Sorenya, segera kutelepon Eki menggunakan telepon rumah, karena aku sangat hati-hati memakai hp, apalagi untuk urusan Eki.“Assalamu’alaikum, Bu.




















