Tapi aku tak peduli. Bokep Indonesia Jangan khawatir Ermita. Barangkali tak pernah dia menyangka aku akan sampai hati mengatakan itu. Dan aku menyerahkannya pada Om.”“Menyerahkan demi uang.”“Menyerahkan karena Mita sayang Om.”Gombal, teriakku dalam hati.Kami telah sampai. Lalu potongan rendang, potongan kari dada ayam dan goreng ikan yang kubeli kemarin di Jalan Sabang masuk ke microwave dan Ermita membantu meletakkannya di piring dan membawanya ke meja makan. Kucium keningnya. Aneh kok aku bisa tertarik pada gadis kampungan seperti Ermita yang makan pizza-pun tak pernah sebelumnya. Karena aku juga bukan orang suci. Kamar tidurku adalah kamar tidurmu juga, tempat tidurku adalah tempat tidurmu juga”, kataku dengan nada membujuk.“Gundik”, katanya tertawa sinis. Anaknya memang aneh Om. Tampaknya dia ingin sekali dapat menyelesaikan SMU-nya dengan ijazah.











