Seperti biasa, sore hari saya menyempati jalan-jalan dengan motor kesayanganku, dengan memakai jeans & jaket kesayanganku, dengan kecepatan yang tak begitu cepat. Bokepjilbab & mulailah Bu Rava mengobati paha atasku dengan posisi nungging membelakangiku & sedikit siku tangannya menyentuh kontol yang sudah tegang.Sesekali Bu Rava melihat kontolku & menggesek-gesekkan sikunya di kontolku itu. yea.. & sampailah di tempat tidur Bu Rava.“Sudah Dik Catur, mana yang luka lagi?” sambil duduk di sampingku & membelakangiku sementara saya terlentang, otomatis tanganku menempel di paha mulus Bu Rava.“Di dada sini Bu,” kataku sambil membuka ke atas kaosku agar kelihatan lukanya.“Ya… sudah dilepas dulu kaosnya, entar jika kena obat ini kan jadi merah,” katanya basa-basi.




















