Terkejut oleh ucapannya yang panjang dan mengagetkan aku hanya mengucapkan “Terima kasih banyak, Mbak”.Kemudian Iswani meninggalkan penginapan sementara aku hanya dapat termenung. Bokep “Rugi!”, jawabku singkat dengan bergurau tanpa kupikir akibatnya. Mbak.. Setelah kukenakan celana pendek kubuka pintu, ternyata yang ada dihadapanku adalah Iswani yang telah kembali balik kekamar setelah keluar entah kemana dan berapa lama. Kemudia aku mengambil semua berkas dan catatan tentang pekerjaanku dari dalam tas dan meletakkannya diatas meja.Kubaca satu persatu berkas tersebut dan memilah-milahnya menjadi beberapa bagian. “Sudah Tok, ayo kembali ke kamar!”, ajaknya. Kubaringkan badanku disebelah kirinya dan kuhadapkan tubuhku kearahnya.




















