Jangan! Bokep STW Lagian kan masih sore.”“Tapi gue udah tidak tahan lagi.”“Gini deh, Mer. Itu juga setelah dibujuk rayu oleh seorang laki-laki teman kuliahku. Tidak seperti remaja-remaja pada umumnya, aku tidak pernah pergi keluyuran ke luar rumah tanpa ditemani ayah atau ibu.Namun setelah perceraian itu terjadi, dan aku ikut ibuku yang menikah lagi dua bulan kemudian dengan duda berputra satu, seorang pengusaha restoran yang cukup sukses, aku mulai berani pergi keluar rumah tanpa didampingi salah satu dari orang tuaku. Lagian kan masih sore.”“Tapi gue udah tidak tahan lagi.”“Gini deh, Mer. Gue kasih elu obat penghilang pusing.”Temanku itu memberikanku tablet yang berwarna putih. Sejak saat itu aku bersumpah tidak akan pernah mau ke tempat-tempat seperti itu lagi.Sudah dua tahun berlalu aku dan ibuku hidup




















