“Iya Gan, saya percaya kalau Juragan yang mengatakannya…” kata Darsih sambil terisak. Bukan apa-apa. Bokeb ﹑
Istrinya, perempuan yang usianya sepuluh tahun di bawahnya itu, lebih asyik dengan tiga kios sembakonya di pasar juga harta yang dimilikinya, dan tak peduli dengan apa yang dilakukan suaminya. Beberapa orang janda di kampung itu dan kampung sekitarnya juga banyak yang berutang kepadanya, dan beberapa diantaranya berhasil dibujuknya untuk membayar utangnya itu dengan cara yang sama dengan yang dilakukannya pada Darsih. Juragan Karyadi pindah duduknya ke sebelah Darsih, dan tiba-tiba tangannya mendarat di paha Darsih yang tertutup daster. ﹑
Darsih tak pernah bersetubuh dengan posisi seperti itu karena bersama suaminya selalu dilakukan dengan posisi umum, ditindih di atas kasur dengan pasrah, berharap suaminya bisa bertahan lebih lama.




















