Dia terdiam berbagai saat,aura wajahnya berubah. Film Porno “Mbak..maaf boleh saya nanya..”
“Boleh den..mo nanya apa..”Jawabnya. Makin cepat makin baik, setan itu membisiki bertubi-tubi. “Iya den, sebentar mau mindahin air panas ke termos..”Jawabnya. Wanita ini makin ketakutan melihatku. Well, kalo saja aku tidak terlanjur berpikiran mesum mungkin aku segera berlari keluar kamar, aku merasakan takut yg sama semacam yg dirasa mbak Juminten. Kami kembali berpagutan, pelan2 aku luar biasa ulur selangkanganku. “Iya mbak, gak usah dipikirin soal kembalianya..dan..maaf soal yg tadi..”Jawabku tanpa menoleh kepadanya. Tapi aku berusaha tenang, aku bangkit serta duduk di pinggir kasur.




















