“Aku ikut ya Pak, serem disini sendirian”
“Lah, aku mau mandi kok ikut”
“Nggak apa-apa lah Pak, aku ikut yah”
“Ya sudah ikut saja”Sambil berjalan aku mencoba memancing ke arah pembicaraan yang lebih saru.“Pak Pardi masih suka ngocok nggak?”
Dia terlihat kaget dengan pertanyaanku, tapi dia menjawabnya, “Ya kadang-kadang”
“Berapa kali Pak sehari”
“Yah nggak tiap hari. “Nanti bapak kasih liat, bagaimana cara bapak maen sama Atin.”
“Maen..? Bokep Jepang enak, pengen keluar udah bener-bener nggak kuat”Tapi sebelnya Pak Pardi menghentikan kocokan mautnya di kontolku. Aku bangun dan bersender di batang pisang yang sama dengan kontol yang masih tegak mengacung.




















