ngapain kamu.”Aku terkejut cepat-cepat kututup resleting celanaku, betapa malunya aku.“Ng.. Setelah Bik Miatun pergi aku mengunci pintu gerbang.Setelah selesai menyiram taman yang memang cukup luas aku bermaksud mematikan kran yang ada di belakang. Bokep Tante enggak Bik..” jawabku sambil terus ngeloyor pergi.“Lho kok nggak kenapa? Aku baru sadar saat Bik Miatun menegurku,“Ayo.. Mungkin kacapekan atau memang ngantuk usai bergadang malam minggu, yang jelas pagi itu kamar Non Kristin masih terkunci dari dalam. nggak Bik..” kataku sambil cepat-cepat keluat dari kamar WC. Pertama aku kerja dan berangkat ke kota Jember tepatnya di perumahan daerah kampus. Juraganku sebut saja namanya Pak Beni, Ia Jajaran direksi Bank ternama di kota Jember, Ia mempunya dua Anak Perempuan yang satu baru saja berkeluarga dan yang bungsu kelas 3




















