Tanpa perhitungan.”
Senyumku berubah kecut. Segar. Bokep Rusia Ada apa sebenarnya dengan dirinya? “Pak Ricky, telepon dari Felly,” Indri, sekretarisku di interkom. Kepalaku sudah berat bukan kepalang. Yang ada di otakku adalah bagaimana caranya membujuk Felly untuk mau menemaniku di tempat tidur nanti malam. Kulihat Oghe begitu menikmati tugasnya sebagai bartender. Entah apa kurangnya gadis cantik ini hingga aku menyia-nyiakannya. Setelah ia merapihkan celanaku, ia membereskan pakaiannya sendiri yang berantakan. Dia selalu cemberut kalau aku keluar bersama cewek. Dan kami pernah membicarakan hal itu.Jam 15.00 ditelan kesibukanku, aku telah melupakan Felly. Sejenak aku linglung. Atau ia sekarang punya kepandaian mencopet?Tahu-tahu aku didudukkan di bangku kiri.




















