Saat itu suasana WC yang direnovasi sepi karena memang tukangnya sedang libur, perlahan aku masuk kuliat dindingnya dihiasi keramik yang bagus setinggi lima putuh centi meter, lalu didinding sebelah kiri ada wastafel panjang dan kaca besar diatas nya, sementara di sebelah kanan nada ruangan yang dipisahkan oleh sekat setinggi 2 meter sebanyak 3 buah, rupanya ini untuk Guru Wanita.Tiba tiba aku mendengar desahan dari bilik ke tiga, kemudian hilang lalu terdengar dan hilang lagi, bulu kuduk ku merinding, tapi karena rasa penasaranku melebihi rasa takut ku, perlahan kutarik steger kayu ke depan bilik ketiga, kuliat pintunya tertutup. Bokeb Kuliat wajahnya tersirat kepuasan tapi kenapa ?…kenapa di ujung kelopak matanya ada AIR MATA.Aku segera keluar perlahan dari ruangan itu, tak tahu lagi apakah




















