Aku kecup keningnya sekali kemudian aku peluk erat lagi.“Mau diterusin sekarang ?” bisik mbak Femy yg masih dalam pelukanku. Bokep Mama “Nanti aja mbak” jawabku. Dia sebenarnya sering tdk tahan, tapi tdk mau menghianati mas Anto, tapi saat bertemu aku, mbak Femy menaruh perhatian ke aku, makanya saat aku menawarkan bantuan waktu itu, mbak Femy langsung menanggapinya dengan serius.Sehabis makan kami menonton televisi. Mbak Femy kelojotan menerima seranganku. Kemudian mbak Femy berdiri dan memakai bathrobe. Mbak Femy tersenyum kemudian memelukku erat seperti tdk mau dilepaskan. Setelah itu aku mengelus perutnya, terasa perutnya rata tanpa lemak walaupun dia pernah melahirkan 1 kali. Yg ketiga kalinya aku cium bibirnya agak lama. Agak lama aku menunggu jawaban sampai dia menjawab “Iya yg itu, mau nggak bantuin




















