Toh ia sudah seperti pasrah berada di dekapan kakiku. Bokep Indo katanya sedikit terengah. Tapi ia dingin sekali. Aq menyesal mengutuk ibu ketika pergi. Bodoh, bodoh, bodoh. Penis berdenyutdenyut. Ia tersenyum melihatku.Maaf Mas, sapu tangan saya ketinggalan, katanya.Ia mencaricari. Daripada suntuk diam dirumah, tadi malam aq menyeleseaikan kerjaan yg masih menumpuk. Ia tdk lagi dingin dan ketus. Atau janganjangan ia juga disuruh ibunya bayar arisan. Ah sialan. Matanya dikerlingkan, bersamaan masuknya mobil lain di belakang angkot. Aq pun segan memulai cerita. Sial. Nafasnya tercium hidungku. Lalu dikocokkocok sebentar. Ah apa saja.




















