Setelah melewati moment sesaat yang merupakan kejutan dariku. “Sudah malam nih, ntar Papa dan Mama kamu gelisah menunggumu” terangku lagi. XNXX Jepang “Baiklah, asal nanti pulangnya Adietya yang nganterin!” tegas papanya. Ananda hanya tersenyum manis mendengar bisikanku, sambil meremas mesra tanganku. Aku bertemu kembali dengannya tapi bukan di kampus seperti saat itu. Terima kasih atas kepercayaan yang Om berikan”jawabku kemudian. Aku bertemu kembali dengannya tapi bukan di kampus seperti saat itu. “Maaf Diet.. “Kamu tahu khan, kalau di kampus banyak cowok yang menaksir kamu” terangku kemudian. Di kepala masih teringat saat aku memperkenalkan diri di hadapan Papa dan Mamanya, ketika break time tadi yang Ananda bilang pernah menceritakan aku sebelumnya. Saat itu Ananda belum menyadari kalau yang ada di atas panggung adalah diriku“Selamat




















