Eki mengerti. Bu, maafkan saya ya, Bu,” jawab Eki hampir tak kedengaran.Tangannya gemetar di atas perutku. Bokep STW Apalagi tadi malam Mas Prasetyo belum sempat menyetubuhiku.“Kok waktu itu kamu tegang ngintip aku sama Mas Prasetyo?” tanyaku manja. Secara reflek, aku memegang punggungnya, sehingga kami berdua menjadi berpelukan. Wah, hayooo… kamu nafsu ya lihat Bu Veronika?” goda suamiku. Dengan setia Eki menunggu dengan kontol yang juga setia mengacung. Untungnya celana itu teronggok di bawah sofa dan terselip sehingga Mbok Imah yang biasanya sibuk dulu menyiapkan sarapan belum sempat membereskan ruang tamu. Kasihan juga aku lihat anak kecil itu sudah merasa harus jadi bapak.Herannya, aku juga kecanduan dengan kontol kecil anak ini. Wajahnya mendekat melihat mukaku setengah tak percaya.




















