Kalo cuma pijit sih, Iwan juga bisa. Ah terserahlah, aku udah gak peduli karena terhanyut dalam pijitan-pijitan Iwan, sehingga tanpa sadar akupun terlelap.Entah sudah berapa menit, tiba-tiba aku merasa ada yang memanggilku. Bokep China bu Lena mana ?” tadi sedang terima telpon, saya disuruh duluan, jawab Iwan dengan sopan. Seperti adrenalin yang bergejolak, membuatku darahku bergejolak, dan aku pun terbuai dalam lamunanku sendiri.Tok…tok…tok… suara ketukan pintu membuyarkan lamunanku. Ketika tangan Iwan menyentuh bahu dan pundakku, kesadaranku mulai pulih.Aku teringat keadaan saat ini, di mana Lena masih belum selesai menerima telepon. Tapi koq Lena gak nongol-nongol, sahabatku itu kadang kalo nelpon bisa ber jam-jam lamanya, paling cepat 1 – 2 jam.




















