Eh, ngomong-ngomong, Mbak baru bikin brownies buat mama kamu, nih!” Mbak Marisa mengangsurkan sepiring brownies.Aku mengucapkan terimakasih. Di luar sepi dan dingin sekali. Video bokep Mbak Marissa membalasanya. Lelaki itu melambai padaku ketika aku memperhatikannya. Rambutnya lurus panjang. Ia mendekatkan wajahnya ke arahku..“Mirza, aku tahu aku lebih tua darimu. Itu mungkin karena ayah dan ibuku tidak ada di rumah. Kan hujan dan gelap?” tanya Mbak Marisa.“Nggak. Dan seperti biasa, sementara aroma angin menjelang hujan menerpa leher, setiap kali hendak hujan aku selalu teringat masa paling mengasyikkan dalam hidupku. Bias kucium harum tubuhnya.“Saya bisa kasih mbak lilin lagi kalau mau,” jawabku, aku bersiap bangkit dari kursiku.“Nggak usah,” Mbak Marisa menahanku.




















