“Jangan ah, nanti suamiku cemburu,” kataku sambil menunjukkan cincin kimpoiku yang berkilat karena memang masih baru itu. nghhh.. Vidio Sex Sepulang dari dokter, masih dengan jalan tertatih-tatih, Haris mengusulkan untuk mengantarku pulang saja, dan tak kembali ke kantor agar aku bisa beristirahat. Hampir setahun menikah tanpa dikaruniai anak, pertahananku jebol saat muncul rekan kerja dari perusahaan mitra yang bernama Haris. Mungkin inilah yang mendorongku untuk menggeser posisiku mendekatinya, lalu mencium bibirnya. Kami saling menghisap bibir beberapa saat sampai akhirnya Haris yang lebih dulu melepas ciuman hangat kami. Harrizzz.. Tanpa tergesa-gesa, Haris mengecup bibir, pipi dan leherku dengan lembut dan mesra, sementara kedua lengan kekarnya memeluk tubuh lemasku dengan erat, membuatku benar-benar merasa aman, terlindung dan sangat disayangi.




















