Sentuhan erotis yang kudapat membuat aku semakin bergairah dan langsung menghujani bibir lembut itu dengan lidahku.Sambil terus menjajah bibirnya aku menuntun pelan Lydia ke ranjang. Ketika menemukan apa yang dicari, sambil tersenyum lagi dia bertanya“Kamu seneng nggak”Aku mengangguk sambil membalas senyumannya.“Jangan bilang siapa-siapa yah, apalagi sama Voni” katanya memperingatkanku sambil memakai kembali BH dan bajunya yang tadi kulempar entah kemana.“Iyalah.. Vidio Bokep kan bisa besok..”“Nggak bisa, kan kumpulnya besok pagi-pagi”Aku bergegas bangun dan mengambil peralatan mandiku tanpa menghiraukan ocehan yang terus keluar dari mulut Voni.“Ya udah, gue mandi dulu, loe nyalain tuh komputer!”
*****
Tulisan di layar komputerku sepertinya mulai kabur di mataku.




















