Dari balik kaca mobil, seorang lelaki melemparkan jari tengahnya ke arah lelaki berjaket jins. Ketika matahari bersinar, aku menggosong. Sex Bokep Darah seketika muncrat ke mana-mana. Aku serius soal ini. Di dekat semak-semak, tak terlalu jauh dari tepi jalan, di tempat yang agak gelap. Perempuan yang mengenakan jas hujan itu masuk, meninggalkan lelaki yang tadi. Oleh karenanya, aku betah berdiri berlama-lama di sini. Aku memang tidak pernah mempermasalahkan hal itu. Aih, kalimat ini mengingatkanku pada Hujan Bulan Juni milik Sapardi. Kepalanya jatuh tepat di sisi trotoar. Dia benar-benat ulet. Di tengah keremangan, aku menyaksikan anak laki-laki itu bersama dengan gerombolan anak yang tadi. Dia terpelanting. Aku memang tidak pernah mempermasalahkan hal itu. Aku yang bisa dikatakan sedikit menggigil memperhatikan mobil, motor, becak, andong,




















