Setelah aku membayarnya aku kemabli keparkiran,“yuk sayang, kita dapat kamar 22”, ucapku lalu mennggadeng Dinda menuju kamar 22.“iya sayang”, jawabnya singkat.Dengan beberapa langkah saja kami sudah sampai didepan kamar.Segera aku buka kamar dan kami-pun segera masuk kekamar. Bokep Mama Dinda saat itu aku suruhtunggu diparkiran, sedangkan aku membooking kamar untuk kami ML nanti,“selamat siang dek ada yang bisa saya bantu???”, tanya receptionis padaku.“kog dek sih mbak, mas gitu kek, aku mau pesen kamar mbak buwat 4 jam mbak”, ucapku dengan tenangnya.“oh iya maaf Mas, habis mas lucu sih kayak anak-anak, hhe… ini mas kamar 22 dan biayanya 120 ribu mas”, ucapnya sembari memberi kunci.“ Oh iya mbak ini uangnya…, ” ucapku sembari membayarkan uang sewa kamar.Aku yang sudah sering booking penginapan saat itu




















