” Mishya ternyata yang memanggilku,..Mamet itu pasienku, usianya sekitar 30 tahunan dan sudah 3 tahun disini,..keluarganya cukup beruang hingga mampu membiayai terapinya sekian lama, namun entah mengapa sepertinya Mamet belum mendapatkan sedikitpun kemajuan,..Aku langsung bengkit berlari mengikuti Mishya,..ke bangsal 4 yang ada di sebelah kanan ruang jaga kami, didalamnya ada Junet dan Karel, sesama relawan disini, mereka berdua bersama Kak Handoyo tampak sedang begitu kesulitan menenangkan Mamet yang sedang mengamuk,..” Kenapa ini ?? Bokep Montok Ko Nico masih di Jepang saat itu, dia sedang sibuk berusaha menyelesaikan kuliah S-2nya, hingga akhirnya Koko mengalah pada-ku, mengalah agar uang tabungan yang tersisa yang memang tak banyak jumlahnya itu bisa digunakan untuk membiayai kuliahku sampai selesai, membiayai biaya rumah tangga dan biaya pengobatan Papah,..Jumlah yangtak banyak




















